Membuat Faktur Pembelian / Penjualan kena PPN dan masuk ke SPT Masa PPN

Agar Faktur Penjualan atau Faktur Pembelian kena Pajak dan masuk ke SPT Masa

Langkah 1

Buka Program ACCURATE dan Login dengan User name Anda.

Buat Kode Pajak (Tax Code) di ACCURATE dengan cara klik List(Daftar) | Others(Daftar Lain) | Tax Codes(Kode Pajak) . Disana akan diminta untuk membuat Kode Tax. Silahkan Klik New(Baru)

Isi nama misalkan PPN

Isi kode misalkan dengan huruf P

Rate isi dengan tarif pajak% misalkan 10

Sales Tax diisi dengan akun PPN Keluaran

dan Purchase Tax isi dengan akun PPN Masukan

Lalu simpan

Langkah 2

Item-item yang kena pajak, pastikan dikenakan Kode Pajak. Dari List | Items, pada saat buat atau Edit Item yang sudah ada, dibagian Sales Tax Codes dan Purchase Tax Codes , isi dengan kode pajak atas barang tersebut, jika item tersebut kena dua pajak, yaitu PPn (kode P) dan PPn BM (kode M), maka kita isi dengan PM.

Langkah 3

Setting di Customer, pada saat membuat Customer baru atau Edit Customer yang sudah ada, di Tab/halaman Sales isi :

  • Tax 1 dengan Kode Pajak (Tax Code) yang sudah kita buat sebelumnya di daftar Tax Codes.
  • Tax Number , isi dengan nomor NPWP. Jika NPWP dikosongkan, PPn atas penjualan ke customer tersebut akan masuk ke bagianFaktur Pajak Sederhana(Faktur Pajak yang Digunggung) di SPT Masa .
  • NPPKP, isi dengan nomor NPPKP Customer tersebut.
  • Tax Type , isi dengan type pajak customer bersangkutan (ini akan mempengaruhi cara pelaporannya ke SPT Masa).

Setting di Vendor. Pada saat membuat atau mengedit Vendor yang sudah ada, di halaman Terms, Etc. isi :

  • Tax 1 isi dengan Kode Tax PPn yang sudah kita buat sebelumnya di daftar Tax Codes.
  • Tax Number , isi dengan nomor NPWP.
  • NPPKP , isi dengan nomor NPPKP Vendor tersebut.
  • Tax Type, isi dengan type pajak Vendor bersangkutan (ini akan mempengaruhi cara pelaporannya ke SPT Masa).

Langkah 4

Setup | Preferences | Taxation, centang Code in Invoice Tax No. Simak perubahan untuk nomor seri faktur pajak disini.

Keterangan

  • Jika Item dan Customer dikenakan kode pajak yang sama, maka di Faktur Penjualan akan dikenakan pajak.
  • Jika Item dan Vendor dikenakan kode pajak yang sama, maka di Faktur Pembelian akan dikenakan pajak.
  • Jika salah satu tidak dikenakan Pajak, misalnya Item-nya tidak dikenakan pajak sedangkan Customer kena Pajak, maka Faktur Penjualan tidak akan muncul PPn-nya (Pajaknya), begitu juga sebaliknya jika Customer yang tidak diisi Tax 1-nya sedangkan Item diisi kode pajaknya. Sama halnya di Faktur Pembelian.
  • Jika Item dikenakan PPn BM sedangkan Customer dikenakan PPn, artinya dikenakan pajak yg berbeda, di Faktur tidak akan dikenakan Pajak/Pajak tidak muncul.

 

Saya melayani penjualan software akuntansi accurate di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Bali, Palu, Makassar, Balikpapan, Kalimantan, Sulawesi,Banjarmasin, Papua hingga Timor Leste.

Jika Anda membutuhkan Software ACCURATE , training atau implementasi Software Accurate silahkan menghubungi saya:
Ibu Nova Sabena
HP/WA : 0812-88013642

Input Saldo Awal PPN Masukan dan Keluaran

A. Masuk ke menu Activities | Purchase / Sales | Purchase Invoice / Sales Invoice

B. Kemudian isikan form Purchase Invoice / Sales Invoice tersebut dengan nama Vendor / Customer yang sesuai, nomor Invoice, tanggal invoice, dan sebagainya.

C. Pada detail item no, isi angka nol (0) kemudian tekan Enter, maka akan otomatis muncul item dengan keterangan “Opening Balance”. Item tersebut akan otomatis terbuat jika memang sudah ada penginputan nilai saldo awal / opening balance sebelumnya di database tersebut, untuk transaksi apapun, misal saldo awal piutang, hutang, inventory, dll.

D. Untuk item Opening Balance tersebut isikan dengan qty 1 (satu) dan unit price sesuai dengan nilai hutang / piutang dari PPN tersebut. Misal nilai PPN Masukan / Keluaran adalah Rp 10,000, dimana nilai PPN Masukan / Keluaran tersebut didapatkan dari 10% dikalikan dengan nilai hutang / piutang, yaitu sebesar Rp 100,000. Maka isi unit price dengan nilai Rp 100,000, kemudian isi kode pajak pada kolom Tax.

E. Pada baris kedua, isi angka nol (0) pada kolom Item No, kemudian Enter dan akan muncul item “Opening Balance” kembali. Isi quantity 1 (satu) dan unit price Rp -100,000 (minus seratus ribu rupiah), namun jangan isi kode pajak pada kolom Tax. Tampilan pada form Sales Invoice \ Purchase Invoice akan tampak seperti dibawah ini :

Item No Item Desc Qty Unit Price Amount Tax
0____ Opening Balance____ 1____ 100,000____ T____ 100,000
0 ____Opening Balance ____1 ___-100,000 ___ _____ -100,000

F. Maka nilai yang muncul pada Total Invoice adalah nilai pajaknya saja, yaitu senilai Rp 10,000, kemudian klik Save and Close .

G. Jurnal yang muncul atas penginputan saldo awal PPN Masukan / Keluaran tersebut adalah sebagai berikut :

– Pajak Masukan :
(Dr) Pajak Masukan Rp 10,000
(Cr) Hutang / Account Payable Rp 10,000

– Pajak Keluaran :
(Dr) Piutang / Account Receivable Rp 10,000
(Cr) Pajak Keluaran Rp 10,000

 

Saya melayani penjualan software akuntansi accurate di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Bali, Palu, Makassar, Balikpapan, Kalimantan, Sulawesi,Banjarmasin, Papua hingga Timor Leste.

Jika Anda membutuhkan Software ACCURATE , training atau implementasi Software Accurate silahkan menghubungi saya:
Ibu Nova Sabena
HP/WA : 0812-88013642

Membulatkan PPn tanpa angka dibelakang koma

Jika ingin membulatkan Nilai PPN agar tidak memakai koma, caranya adalah sebagai berikut:

  • Klik Setup(Persiapan) | Preferences(Preferensi) | Taxation(Perpajakan),
  • Centang option “Number for Each Invoice”, lalu Decimal Places isi dengan angka 0.

Settingan ini akan efek ditransaksi yang berikutnya kita buat. Untuk transaksi yang sudah pernah dibuat, jika mau mengikuti settingan diatas, langkah nya :

  1. Edit Invoice tsb dari List | Sales | Sales Invoice,  double klik baris Invoice yang dimaksud
  2. Uncheck option “Customer is Taxable” yang ada di customer tsb, kemudian Centang kembali option tsb, Save&Close.

(Available for v3 & v4)

Sumber : http://solutioncenter.wordpress.com

 

Saya melayani penjualan software akuntansi accurate di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Bali, Palu, Makassar, Balikpapan, Kalimantan, Sulawesi,Banjarmasin, Papua hingga Timor Leste.

Jika Anda membutuhkan Software ACCURATE , training atau implementasi Software Accurate silahkan menghubungi saya:
Ibu Nova Sabena
HP/WA : 0812-88013642

Design Template Faktur Pajak 2010

Silakan Download Design Template Faktur Pajak 2010 di link berikut,

Download disini

Jika kita mau melakukan perubahan misal menambah Nama yang Bertandatangan di Faktur Pajak atau menambah atau mengurangi Page, silakan ikuti langkah-langkah berikut :

  1. Setelah download template dan di save ke harddisk, dari ACCURATE kita ke Report | Fast Report Files, browse kemana file template(.frf) yang kita download disimpan, lalu Open kemudian klik Designer.
  2. Ditampilan Designer akan ada Page1, Page2 dan Page3. Silakan lakukan Perubahan disetiap halamannya, seperti bagian Nama yang bertanda tangan, kita bisa tambahkan dengan klik Icon “Insert Rectangle Object” yang ada diatas, kemudian klik dimana kita mau letakkan nama tsb. Akan muncul tampilan Text Editor, isi Text Editor nya dengan Nama yang bertanda tangan kemudian klik tanda cawang.
  3. Jika mau menambah halaman, kita bisa klik kanan di Page3 misalnya, lalu Add Page. Akan muncul satu halaman baru yg kosong. Untuk mengcopy design di Page1 misalnya, kita ke Page1 lalu ke menu Edit | Select All, baru tekan Ctrl+C di keyboard, lalu ke Page yang baru dibuat tekan Ctrl+V.
  4. Jika mau mendelete Page2 dan Page3, klik kanan di Page bersangkutan lalu pilih Remove Page.
  5. Setelah selesai design, save dari File | Save as, kemudian dari Setup | Form Template, klik New, isi Template Name dengan nama template yg baru, Format Template pilih VAT Inv Local atau Foreign sesuai yang sedang dimaksud, klik Ok. Akan muncul tampilan “Form Template Field Selection” klik button IMPORT disana, lalu browse kemana file frf yang sudah di rubah disimpan.
  6. Kemudian dari Setup | Form Template, di template yang baru kita buat diatas, di klik kanan pilih “Set as Default Template”.

Catatan : Jika tidak ada perubahan yang mau dilakukan, setelah download langsung ikuti langkah Point 5 & 6 diatas mulai dari membuat Template Baru dan set sebagai default template.

Sumber ACCURATE SOLUTION CENTER

 

Saya melayani penjualan software akuntansi accurate di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Bali, Palu, Makassar, Balikpapan, Kalimantan, Sulawesi,Banjarmasin, Papua hingga Timor Leste.

Jika Anda membutuhkan Software ACCURATE , training atau implementasi Software Accurate silahkan menghubungi saya:
Ibu Nova Sabena
HP/WA : 0812-88013642

SPT Masa 1111 (v3)

Berikut ini aplikasi kecil untuk dapat Preview SPT Masa yang kita buat dari Report | PPn/PPnBM, dengan format SPT Masa 1111.

Download disini …

Sebelumnya buat dulu periode SPT Masa yang mau dipreview dari Report | PPn/PPnBM, baru kemudian jalankan aplikasi diatas.

Caranya :

  1. Unzip file-file & Folder Report yang ada di zip file tsb ke satu folder yang sama dimana saja.
  2. Jalankan file PreviewPajak2011.exe
  3. Tentukan alamat data GDB yang akan dipreview SPT Masa nya, kemudian klik Open. Akan tampil SPT Masa yang sudah dibuat di Database tsb untuk dapat di preview.

Catatan : Bagi pengguna v4 untuk SPT Masa 1111 sudah ada di Installer Accurate v4.1, silakan Download Installer nya dari www.cpssoft.com. Untuk langkah-langkah upgrade nya silakan ikuti link berikut ini : http://solutioncenter.wordpress.com/2010/10/26/cara-upgrade-minor/

Sumber ACCURATE SOLUTION CENTER

Pembelian Import dengan Bea Masuk Freight dan PPn Import

Baca Selengkapnya

Sumber ACCURATE SOLUTION CENTER

 

Saya melayani penjualan software akuntansi accurate di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Bali, Palu, Makassar, Balikpapan, Kalimantan, Sulawesi,Banjarmasin, Papua hingga Timor Leste.

Jika Anda membutuhkan Software ACCURATE , training atau implementasi Software Accurate silahkan menghubungi saya:
Ibu Nova Sabena
HP/WA : 0812-88013642

Jurnal Pajak Penghasilan (PPh psl 29)

Pengakuan Pajak Penghasilan dijurnal di Accurate dari Activities | General Ledger | Journal Voucher,  jurnal nya adalah :
(Dr) Income Tax     xxxx

     (Cr) PPh Psl 25      xxxx   (jika ada)
     (Cr) PPh psl 29      xxxx

Pada saat PPh psl 29(Hutang Pajak Penghasilan) mau disetor ke Pajak, buat Jurnal :
(Dr) PPh psl 29        xxxx

     (Cr) Cash/Bank     xxxx

Account Type :
PPh psl 25 = Other Current Asset(Aktiva Lancar Lainnya)
PPh Psl 29 = Other Current Liabilities (Hutang Lancar Lainnya)
Income Tax = Other Expense (Beban Lain-lain)  dan

*) Account Income Tax ini yang kita pilih di Setup | Preferences | Taxation, bagian Income Tax agar Account Income Tax ditampilkan di posisi setelah Net Income di Report Profit & Loss.

(Available for v3 & v4)
*) Available for v4
Sumber  ACCURATE SOLUTION CENTER

Faktur Pajak Sederhana(FP yang Digunggung)-SPT111

Di SPT1111 terdapat Kolom Faktur Pajak yang Digunggung, kolom ini menggantikan Faktur Pajak Sederhana.
Agar satu Faktur Penjualan masuk ke SPT dibagian Kolom Faktur Pajak yang digunggung yaitu Faktur Pajak tanpa identitas pembeli, nama dan tanda tangan penjual (oleh PKP pedagang eceran), maka di Daftar Customer(Pelanggan) dari List | Customer, untuk masing-masing Customer, isi dibagian NPWP nya dengan angka 0 sebanyak 15 (000000000000000).
(Available for v4)
Sumber ACCURATE SOLUTION CENTER

Ganti Tahun – Nomor Seri Faktur Pajak

Nomor Seri Faktur Pajak berganti tahun penomorannya mulai dari awal lagi. Yang kita lakukan di ACCURATE :
Pada saat membuat Faktur Penjualan di awal tahun yang baru, Untuk field “Inv. Tax No” yang ada di bagian bawah invoice, ganti informasi :

  • 2 digit tahunnya menjadi tahun yang baru
  • 8 digit Nomor seri yang ada dibagian belakang menjadi penomoran dari awal lagi.

Contoh :
Pada saat buat Faktur Baru secara otomatis yang muncul adalah Nomor Seri Faktur Pajak yang sudah berjalan selama ini  010.000 – 10.00004567
Ganti menjadi 010.000 – 11.00000001 atau mungkin karena Invoice baru ini adalah invoice ke sekian di tahun yang baru ini kita ganti menjadi 010.000 – 11.00000007
Baru kemudian Preview atau Save&Close Invoice yang dibuat, dengan demikian, next Invoice akan muncul Muncul Nomor Seri Faktur Pajak  010.000 – 11.00000002  atau 010.000 – 11.00000008
Catatan : Jika perubahan tersebut dilakukan dengan cara mengedit Faktur Penjualan yang sudah di save, tidak akan membuat next Invoice mengikuti setting yang baru. Jadi lakukan perubahan pada saat buat New Invoice dan sebelum di Preview atau di Save&Close.
(Available for v3 & v4)
Sumber ACCURATE SOLUTION CENTER