Pengembalian DP Penjualan/Pembelian yang dilakukan dari SO/PO di Program Accurate

Pengembalian DP Penjualan/Pembelian yang dilakukan dari SO/PO di Program Accurate

Misalnya Pengembalian DP Penjualan

  1. Buat Customer Receipts baru dari Activities | Sales | Customer Receipts
  2. Pilih Customer, setelah itu centang Show SO’s
  3. Centang no SO yang dipilih
  4. Klik kanan di baris SO tsb dan pilih Settlement
  5. Dibagian Settlement Form, centang dibagian Use
  6. Kemudian klik Ok
  7. Setelah itu klik tombol Recalc
  8. Di Cheque Amount, nilainya akan sebesar nilai DP yang kita kembalikan tetapi dalam nilai negatif
  9. Kilk Save & Close

Langkah diatas berlaku juga untuk DP Pembelian yang dibuat dari PO

(Available for v3, v4 & v5)

 

Saya melayani penjualan software akuntansi accurate di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Bali, Palu, Kediri, Makassar, Balikpapan, Kalimantan, Sulawesi,Banjarmasin, Papua hingga Timor Leste.

Jika Anda membutuhkan Software ACCURATE , training atau implementasi Software Accurate silahkan menghubungi saya:
Ibu Nova Sabena
HP/WA : 0812-88013642

Input Saldo Awal Receive Item

Jika ingin menginput saldo awal dari akun Unbilled Receive Inventory atau Barang Belum Tertagih yang berasal dari (Receive Item / Penerimaan Barang), berikut adalah cara untuk menginputnya di ACCURATE.

  • Secara sistem di ACCURATE nilai di Receive Item berasal dari PO atau Purchase Order (sebelum ada Purchase Invoice) maka proses menginput saldo awal unbilled ini harus melalu PO terlebih dahulu pertanggal cut off.
  • Buatkan PO dengan cara klik Activities(Aktivitas) | Purchas(Pembelian) | Purchase Order(Pesanan Pembelian)
  • Pilih nama Vendor dan pilih nama barang serta isi sebanyak kuantitas barang yang diterima, dan isika unit pricenya agar hasil kali unit price dan kuantitas sebesar nilai unbilled yang diinginkan.
  • Tarik PO tadi ke Receive Item, dan isi tanggal Receive Item ini sama dengan tanggal PO nya.
  • Selanjutnya jika kemudian hari RI tadi difakturkan, maka cukup buatkan Purchase Invoice dan klik Select RI.

 

Saya melayani penjualan software akuntansi accurate di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Bali, Palu, Makassar, Balikpapan, Kalimantan, Sulawesi,Banjarmasin, Papua hingga Timor Leste.

Jika Anda membutuhkan Software ACCURATE , training atau implementasi Software Accurate silahkan menghubungi saya:
Ibu Nova Sabena
HP/WA : 0812-88013642

Transaksi Tiket dengan ACCURATE

Transaksi Tiket kali ini membahas mengenai penjualan Tiket menggunakan Deposit Uang.

Nama Tiket yang kita tentukan harga jualnya dan akan memotong nilai Deposit  senilai harga beli tiket ke Maskapainya.

CONTOH KASUS

Deposit Uang Ke Maskapai

Buat nama item dengan nama Deposit

  • Buat item ini melalui menu List | Item Type: Inventory Part
  • GL Account bisa disesuaikan dengan Kebutuhan. Untuk Akun HPP bisa disetting ke HPP Tiket

Pada Saat Deposit

  • Buat Purchase Invoice Klik  Menu Activities(Aktivitas) | Purchase(Pembelian) | Purchase Invoice ( Faktur Pembelian)
  • Isikan Item Deposit yang sudah kita buat sebelumnya. Isi Qty dengan angka Sejumlah uang yang kita depositkan misalkan 50.000.000. Isi Unit Price(Harga Satuan) dengan  angka 1
  • Klik Purchase Payment yang ada di atas, Lalu pilih nama Bank yang kita gunakan untuk melakukan Deposit. SAve And Close Purchase Payment
  • Save And Close (Simpan dan Tutup) Purchase Invoice.

Jadi dalam hal ini Qty diganti fungsinya menjadi Unit Price agar kita bisa mengetahui Sisa Saldo kita dalam Deposit ke Maskapainya.

LANGKAH SELANJUTNYA ADALAH MEMBUAT ITEM NAMA-NAMA TIKET

Buat Item Nama-nama Tiket dengan Type Item GROUPING

  • Klik Menu Activities(Aktivitas) | Inventory(Persediaan) | Grouping(Grup)
  • Description(Deskripsi) isi dengan nama Tiket(Misalnya Tiket Domesti Lion Air JAKARTA -SURABAYA)
  • Sales Price isi dengan Harga Jual TIket Misalnya 525.000
  • Item : Kita isikan dengan Nama Deposit, Qty isi dengan Harga yang dicharge oleh Maskapai Misalnya 450.000( Tujuannya, saat menjual Tiket Lion Air ini maka yang akan terpotong adalah Deposit kita senilai 450.000)

JUAL TIKET

Pada saat penjualan Tiket ke Customer

Buat Sales Invoice seperti biasa

pilih nama item yang kita Jual, Misalkan Tiket Domestik Lion Air JAKARTA – SURABAYA. Kita bisa mengisi harga Jual yang kita berlakukan pada saat ini. Dan Deposit akan berkurang senilai yang kita isikan didalam Item Grouping sebelumnya.

Untuk Melihat sisa stok Deposit, dapat langsung dilihat di List | Item

 

Saya melayani penjualan software akuntansi accurate di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Bali, Palu, Makassar, Balikpapan, Kalimantan, Sulawesi,Banjarmasin, Papua hingga Timor Leste.

Jika Anda membutuhkan Software ACCURATE , training atau implementasi Software Accurate silahkan menghubungi saya:
Ibu Nova Sabena
HP/WA : 0812-88013642

“Apply To Item” di Tab Expense Purchase Invoice

Fungsi Apply to Item yang ada di halaman Expense di Form Faktur Pembelian, ini dimaksudkan kalau kita ada biaya dan biaya tsb mau di alokasikan ke Cost masing-masing barang yang ada di Halaman Item di form Faktur Pembelian tsb.

Dialokasikan ke masing-masing Cost item secara proporsional dari Amount masing-masing baris item di Tab Item. Sehingga jurnal yang terbentuk bukan ke akun Biaya tsb, tapi di totalkan ke akun Persediaan masing-masing Item.

 

Saya melayani penjualan software akuntansi accurate di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Bali, Palu, Makassar, Balikpapan, Kalimantan, Sulawesi,Banjarmasin, Papua hingga Timor Leste.

Jika Anda membutuhkan Software ACCURATE , training atau implementasi Software Accurate silahkan menghubungi saya:
Ibu Nova Sabena
HP/WA : 0812-88013642

Pembelian Import dengan Bea Masuk Freight dan PPn Import

Baca Selengkapnya

Sumber ACCURATE SOLUTION CENTER

 

Saya melayani penjualan software akuntansi accurate di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Bali, Palu, Makassar, Balikpapan, Kalimantan, Sulawesi,Banjarmasin, Papua hingga Timor Leste.

Jika Anda membutuhkan Software ACCURATE , training atau implementasi Software Accurate silahkan menghubungi saya:
Ibu Nova Sabena
HP/WA : 0812-88013642

Pembelian Import dengan Bea Masuk Freight dan PPn Import

Berikut ini langkah-langkah input transaksi Pembelian Import berikut pencatatan Bea Masuk dan PPn Import
nya :
A. Purchase Invoice I (Tagihan Barang)

  1. Activities | Purchase | Purchase Invoice.
  2. Pilih Vendor yang sudah di set mata uang nya Mata Uang Asing, secara otomatis ACCURATE akan memunculkan informasi nilai tukar atau rate transaksi pembelian tsb, Silahkan tentukan nilai tukarnya,misal 9000. Lalu klik OK.
  3. Isi Tab Item dengan barang-barang yang dibeli berikut informasi qty dan Unit Price dalam mata uang asing.
  4. Misalkan pada pembelian tadi, dikenakan Bea masuk sebesar 100 dollar dan biaya angkut sebesar 200 dollar, maka masukkan nilai tsb pada bagian tab Expense. Klik kolom Account no, dan memilih account Bea Masuk dan Biaya angkut.
  5. Dikarenakan bea masuk dan biaya angkut ini akan dimasukkan ke harga pokok barang dan ditagihkan ke Forwarder, maka beri tanda centang pada kolom Apply to Item dan Charge To Other Vendor. Kemudian lengkapi pada bagian Expenses are charge to vendor dengan pihak Forwarder. Save & Close. (Jika forwarder lebih dari satu, pilih disini dengan salah satu vendor Forwarder saja).

B. Purchase Invoice II (Tagihan dari Forwarder & PPn Import)

  1. Buat tagihan yang kedua untuk pencatatan Hutang Bea Masuk, Freight dan PPn Import. Activities | Purchase | Purchase Invoice.
  2. Tentukan Vendor nya dengan memilih Vendor Forwarder dari tagihan yang pertama.
  3. Isikan pada bagian tab item dengan item PPN masukan. Jika belum ada, maka buat terlebih dahulu dari List – Items, klik New, Pilih tipe persediaan Non Inventory Part, No dan Nama item PPn Import misalnya. Kemudian pada bagian GL Account setting semua akunnya ke akun PPN masukan(Vat In).
  4. Masukkan qty = 1, dan dibagian Unit Price sebesar nilai Dasar Pengenaan Pajak nya, nilai ini didapat dari (harga barang + bea masuk) x rate, jika Vendor Forwarder mata uang Rupiah. Kemudian masukkan dibagian kolom Pajak(Tax) Kode Pajak nya.
  5. Selanjutnya tekan enter sampai turun ke baris kedua, masukkan item yang sama, dengan qty yang sama juga tetapi dengan Unit Price MINUS, dan Jangan dikenakan kode pajak. Agar nanti sisa nya adalah nilai PPn nya saja.
  6. Selanjutnya masuk ke tab Expense, masukkan account Biaya angkut dan Bea Masuk.

Catatan :
Jika Forwarder lebih dari satu, silakan buat Faktur Pembelian berikutnya. Jadi misal Biaya Angkut 2jt, 1.5jt dari Vendor A, dan 500rb dari Vendor B, di Purchase Invoice I diatas, langsung 2jt dibagi Rate. Dan Di langkah Purchase Invoice II diatas, berarti dibagi menjadi 2 Faktur dengan nilai masing-masing dalam Rupiah jika Vendor dalam rupiah.
Sumber ( ACCURATE SOLUTION CENTER )

Input Saldo Awal Account Uang Muka Pembelian(Advance Purchase)

Bagaimana menginput Saldo Awal Account Uang Muka Pembelian :

  1. Buat Purchase Invoice dari Activities | Purchase | Purchase Invoice, atas Vendor yang dimaksud yang ada saldo awal Uang Muka.
  2. Isi Item dengan Item No. -1  Down Payment, Qty isi 1, Unit Price isi sebesar saldo awal Uang Muka. Save&Close.
  3. Buat Purchase Payment atas Faktur Pembelian yang dibuat diatas. Activities | Purchase | Purchase Payment, pilih Vendor lalu centang Sales Invoice Uang Muka yang sudah dibuat
  4. Klik kanan di baris Sales Invoice tsb, pilih Disc Info/Write Off, isi Disc Amount sebesar Uang Muka, dan Disc Account pilih ke account Opening Balance Equity.

Catatan :

  • Hasil Jurnal diatas untuk SI : Advance Purchase(D) pada A/P(K) . Advance Sales jurnal nya mengambil informasi dari Setup | Preferences| Currency Default Account, bagian Account Advance Sales dari Currency Customer tsb.
  • Hasil Jurnal Sales Receipt nya : A/P(D) pada Opening Balance Equity(K). Jadi pada intinya jurnal nya adalah  Advance Purchase(D) pada Opening Balance Equity(K).

(Available for v4)
Sumber ( ACCURATE SOLUTION CENTER )

Melunasi Hutang dengan Piutang atau sebaliknya

Berikut ini langkah-langkah melunasi Hutang dengan Piutang :
Buat Purchase Payment

  1. Activities | Purchase | Purchase Payment, pilih Vendor, centang invoice yang akan dilunasi, isi kolom Payment Amount sejumlah Hutang yang mau dilunasi, lalu enter.
  2. Klik kanan dibaris Invoice tsb pilih Disc Info/Write off, di tampilan Disc Info tsb, isi Disc Amount sejumlah Hutang yang mau dilunasi dan Disc Account isi dengan Account Perantara(type akun boleh Cash/Bank atau Other Current Asset).
  3. Klik Ok lalu Save and Close.

Buat Sales Receipt

  1. Activities | Sales | Sales Receipt, pilih Customer yang dimaksud, pilih Faktur yang Piutangnya mau dipakai untuk lunasi Hutang kita ke Vendor tsb. Isi kolom Payment Amount sejumlah Hutang yang mau dilunasi, lalu enter.
  2. Klik kanan dibaris Invoice tsb pilih Disc Info/Write off, di tampilan Discount Info tsb, isi Discount Amount sejumlah Piutang yang mau dipotong dan Disc Account isi dengan account Perantara yang sama dengan account yang dipilih di Discount Amount di Purchase Payment diatas.
  3. Klik Ok lalu Save and Close.

Catatan : Jadi pada akhirnya Account Perantara yang kita pakai akan 0 saldo nya.
(Available for v3 & v4) 
Sumber ( ACCURATE SOLUTION CENTER )

Field “SEQUENCENO” must have a value

Pada saat Save transaksi Received Item(Penerimaan Barang) muncul konfirmasi :
“Field “SEQUENCENO” must have a value”
Hal ini dikarenakan field Form No di form transaksi tsb belum diisi. Form No harus diisi baru kemudian kita Save transaksi RI tsb.
(Available for v4)
Sumber ( ACCURATE SOLUTION CENTER )